Minggu, 04 Desember 2016

Si Buruk Rupa Pencegah Virus Zika


Menurut riset ilmiah yang dilaksanakan pada Burns School of Medicine di University of Hawaii menunjukkan bahwa minuman herbal yang paling sesuai untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah virus zika adalah jus mengkudu.

  
Mengkudu (Morinda citrifolia); pace, kemudu, kudu (Jawa); cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), wengkudu (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi).
Tanaman ini tumbuh di dataran rendah pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol.
Mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) merupakan salah satu tanaman obat yang dalam beberapa tahun terakhir banyak peminatnya baik dari kalangan pangusaha agribisnis, maupun dari kalangan pengusaha industri obat tradisional, bahkan dari kalangan ilmuwan diberbagai negara. Hal ini disebabkan karena baik secara empiris maupun hasil penelitian medis membuktikan bahwa dalam semua bagian tanaman mengkudu terkandung berbagai macam senyawa kimia yang berguna bagi kesehatan manusia. Peran mengkudu dalam pengobatan tradisional mendorong para peneliti diberbagai belahan dunia melakukan berbagai penelitian mengenai khasiat mengkudu. Popularitas tanaman tersebut terus menyebar ke negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Australia, Jepang, dan Singapura. Industri pengolahan berbahan baku mengkudu terus tumbuh diberbagai negara. Perusahaan industri minuman di wilayah kepulauan Pasifik Timur yang telah mengolah buah mengkudu untuk minuman sehat, terus memperluas perkebunan mengkudu untuk memenuhi pasar di Amerika Serikat, Jepang dan negara-negara di Benua Eropa (Waha, 2001).
Di dalam buah mengkudu terkandung zat-zat yang berkaitan dengan kesehatan dan telah dibuktikan hanya terdapat di dalam mengkudu. Tanaman mengkudu mengandung berbagai vitamin, mineral, enzim alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Senyawa-senyawa dalam buah mengkudu yang berperan dalam pengobatan dan kesehatan yaitu asam askorbat yang cukup tinggi yang merupakan sumber vitamin C yang luar biasa. Hasil analisa Solomon (1998) mengemukakan bahwa di dalam 1.000 gram sari buah mengkudu terkandung 1.200 mg Vit. C, sehingga berkhasiat sebagai antioksidan yang sangat baik. Antioksidan berkhasiat menetralisir partikel-partikel berbahaya (radikal bebas) yang terbentuk dari hasil sampingan dalam proses metabolisme. Radikal bebas dapat merusak sistim kekebalan tubuh dan materi genetik. Selain itu, dari hasil penelitiannya buah mengkudu juga mengandung zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial.
Khasiat buah mengkudu bagi tubuh antara lain:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menormalkan tekanan darah/ menurunkan darah tinggi
  • Sebagai penghilang rasa sakit/ painkiller
  • Anti-peradangan dan anti-alergi
  • Anti-bakteri
  • Dapat mengatur siklus suasana hati (mood)
  • Dapat mengatur siklus energi tubuh
  • Meningkatkan sistem daya tahan tubuh untuk melawan penyakit.
  • Meningkatkan vitalitas.
  • Detoksifikasi, membantu mempercepat pembuangan racun/toksin melalui pembersihan usus, meningkatkan pembuangan air seni, membantu mengeluarkan keringat.
  • Menghambat pertumbuhan sel-sel tumor/kanker.
  • Sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.
  • Menyegarkan badan dan membuat enak tidur.
  • Menormalkan kadar gula darah 
Buah yang dijuluki si buruk rupa ini memiliki bau menyengat dan rasa pahit yang membuat buah ini jarang dikonsumsi oleh masyarakat meski khasiat yang dikandungnya sangatlah banyak. Berbagai inovasi dilakukan untuk mengurangi bau dan rasa pahit yang ada pada buah ini saat dikonsumsi, antara lain dengan membuat jus mengkudu, ekstrak mengkudu, suplemen dan kapsul mengkudu, sabun, sampo, dan krim mengkudu yang digunakan untuk kecantikan dan kesehatan.
Referensi :

Kamis, 01 Desember 2016

Wawancara 1

Narasumber : Mahasiswa FKH UNAIR angkatan 2016

1. Apa yang Anda ketahui tentang virus zika?

Virus zika itu berasal dari kera. Ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti sebagai perantaranya. Zika bisa dibilang penyakit ringan dari DB.

2. Bagaimana cara pengobatan virus zika?
Dengan cara obat-obatan dan vaksin.

3. Bagaimana cara pencegahan virus zika?
Dengan cara 3M: Menguras, Menutup, Mengubur.

4. Apa perbedaan yang menonjol antara virus zika dan demam berdarah?
Penderita virus zika matanya merah dan virus zika menyerang sel darah putih bukan sel darah merah.

5. Apa ada kasus zika yang pernah terjadi di Indonesia?
Ada, suku anak dalam di Jambi pernah terserang.

6. Apa ada kemungkinan virus zika menyerang di daerah Jawa Timur?

Bisa saja, karena penyebarannya sama seperti demam berdarah.


N.B: Narasumber mendapat informasi tentang virus zika pada kegiatan PKKMB UNAIR 2016

Rabu, 30 November 2016

Hasil Kuisioner Tentang ZIKV

Kuisioner ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan masyarakat tentang virus zika.

88,9% responden mengetahui tentang virus zika. Namun seberapa besar pengetahuan mereka tentang virus zika ini?

Virus zika pertama kali ditemukan di wilayah Uganda, Afrika.

Virus zika pernah menyerang salah satu suku anak dalam di Jambi.

Virus zika paling berbahaya jika menyerang ibu hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil tersebut bisa menularkan virus ini kepada janin yang dikandungnya dan membuat sang janin terkena penyakit mikrosefali (kepala mengecil) karena virus ini menyerang jaringan otot dan sistem saraf termasuk sistem saraf pusat di otak janin.

Jika dianalisa dari segi dampak yang ditimbulkan, cara penanganan, serta berbagai literatur tentang virus zika, penyakit demam berdarah cenderung lebih berbahaya daripada virus zika.

Hasil kuisioner ini mengindikasikan bahwa pengetahuan masyarakat tentang virus zika masih sangat rendah.

Pencegahan Unik Virus Zika

Masyarakat luar negeri yang wilayahnya terserang atau rentan terserang virus zika mulai berinovasi untuk menekan populasi nyamuk Aedes aegypti penyebab virus zika. Hal ini dilakukan karena cara umum yang biasa dilakukan masyarakat kurang efektif dalam menekan populasi nyamuk yang juga merupakan penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan chikungunya ini.

Pencegahan unik ini dilakukan masyarakat yang wilayahnya terserang virus zika:

1. Kerahkan Pasukan Ikan
 Austrolebias nachtigalli
Para petani di El Salvador mengerahkan ikan yang di kawasan itu disebut ikan Zambo. Remaja dikerahkan menangkapi ikan air payau ini untuk disebar lagi di kolam atau tong persediaan air. Ikan ini terkenal lahap memakan larva alias jentik nyamuk Aedes aegypti vektor virus Zika.

2. Nyamuk lawan Nyamuk
Culex pipiens Moskito stechend
Kolumbia dan Brasil, dua negara yang paling parah dilanda virus Zika yang tidak mematikan tapi menyebabkan “mikrosephalus“ pada janin, mengembangkan teknik nyamuk lawan nyamuk. Para ilmuwan di Universitas Antioquia Kolumbia kembangbiakan nyamuk jenis lain pembawa bakteri “Wolbachia“ yang memblokir kemampuan nyamuk Aedes tularkan virus pada manusia.

3. Kodok Pemangsa Nyamuk
Guyana Agakröte
Di Argentina kini mulai dijual kodok yang dipromosikan sebagai pemangsa nyamuk Aedes. Para pedagang yang cerdas memanfaatkan panik virus Zika dengan mengklaim, kodok yang harga sekornya 7 US Dolar itu mampu menumpas nyamuk penyebab infeksi Zika dan demam berdarah. Kodok dipromosikan lebih efektif ketimbang repelent anti nyamuk.

4. Gunakan Insektisida Organik
Landwirtschaft in Asien
Peru menggunakan insektisida organik untuk musnahkan jentik nyamuk Aedes aegypti yang juga vektor penyakit demam berdarah Dengue-DBD dan Chikungunya. Pembasmi serangga dibuat dari campuran coco, yucca, asparagus dan kentang. “Biolarvacides“ organik ciptaan ahli biologi Palmira Vetosilla ini murah, tak beracun dan ampuh basmi larva nyamuk Aedes.

5. Radiasi Mandulkan Nyamuk Jantan
Moskito Forschung Larven Sterilisation Zucht
Meksiko memilih cara lebih canggih, yakni memandulkan nyamuk jantan dengan radiasi. Dengan begitu populasi larva bisa ditekan drastis, karena nyamuk betina tidak bisa bertelur. Para ilmuwan menegaskan, nyamuk vektor virus Zika tidak bisa diberantas habis, tapi bisa ditekan hingga populasinya minimal.

6. Fumigasi
Nicaragua Maßnahmen gegen Zika Virus - Mikrozephalie
Cara yang paling lazim digunakan di negara-negara dengan kasus Zika atau demam berdarah Dengue tinggi adalah fumigasi atau pengasapan. Lazimnya digunakan insektisida DDT yang sudah dilarang di berbagai negara sejak beberapa dekade silam. Fogging ampuh bunuh nyamuk dewasa tapi tidak efektif basmi jentik. Cara ini memberi rasa aman semu pada masyarakat agar tidak panik hadapi wabah Zika.

Referensi  :

Rabu, 23 November 2016

MENCEGAH VIRUS ZIKA, MENOLAK BAHAYA

 
Gb. Molecular Model of Zika Virus


Virus zika merupakan jenis virus yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan penyebaran virus zika memang tidak seluas penyakit lain seperti demam berdarah meskipun hewan yang menularkan penyakit ini adalah hewan yang sama yaitu nyamuk Aedes aegypti. Namun, masyarakat harus waspada terhadap jenis virus ini karena berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan, virus ini memiliki kemiripan dengan penyakit demam berdarah dari segi penyebab dan gejala yang ditimbulkan. Virus zika juga pernah menyerang warga Singapura dan salah satu warga suku anak dalam di wilayah Jambi. Hal ini mengindikasikan bahwa bukan tidak mungkin virus zika tidak akan menyebar di wilayah Indonesia yang lain.

Sebenarnya, virus zika dapat disembuhkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Virus ini dapat sembuh antara 7-12 hari jika sistem kekebalan tubuh penderita berada pada taraf optimum. Penelitian membuktikan bahwa virus zika paling berbahaya jika menyerang ibu hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil tersebut bisa menularkan virus ini kepada janin yang dikandungnya dan membuat sang janin terkena penyakit mikrosefali (kepala mengecil) karena virus ini menyerang jaringan otot dan sistem saraf termasuk sistem saraf pusat di otak janin. Virus ini juga berbahaya jika menyerang para lansia karena bagian saraf pada lansia bisa mengalami komplikasi Guillane Bare yaitu penyakit yang disebabkan efek autoimun sehingga terjadi kerusakan jaringan saraf tubuh. Keluhan ringan pada saraf bisa berubah menjadi kelumpuhan permanen pada komplikasi Guillane Bare.

Menurut riset ilmiah yang dilaksanakan pada Burns School of Medicine di University of Hawaii menunjukkan bahwa minuman herbal yang paling sesuai untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah virus zika adalah minuman herbal 'NONI JUICE'. Noni juice mengandung zat yang kaya polisakarida yang telah terbukti ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya ialah dengan meningkatkan aktivitas sel-sel darah putih untuk menyerang infeksi virus.
Gb. Noni Juice


Untuk aplikasi yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus zika, yaitu kita harus sebisa mungkin menghentikan penyebaran nyamuk penyebab virus tersebut. Sampai saat ini tidak ada cara lebih efektif dan lebih strategis selain dengan cara menekan populasi nyamuk penyebab Zika. Cara paling tepat untuk melakukannya adalah dengan membasmi jentik, larva, atau bayi nyamuk sebelum mereka berkembang menjadi nyamuk dewasa yang mudah menggigit kita.

'Nyamuk Aedes suka tempat-tempat teduh yang ada air tergenang untuk tempat berkembangbiaknya. Genangan air tersebut biasanya jernih, bukan air kotor atau air yang bercampur tanah. Genangan tersebut juga biasanya tenang serta tidak terusik.'

Cara yang paling dikenal masyarakat untuk membasmi jentik, larva, atau bayi nyamuk adalah dengan teknik 3M, yaitu menguras, menutup, mengubur.
  • Menguras—menguras segala macam wadah yang bisa menampung air, misalnya ember, bak mandi, dan vas, sedikitnya seminggu sekali. Apabila di rumah Anda ada wadah-wadah penampungan air yang susah dikuras, Anda bisa gunakan cara alternatif dengan menaburkan bubuk abate atau altosid ke dalamnya.
  • Menutup—tutup rapat semua wadah yang bisa menampung air, atau jika keadaan memungkinkan, bisa juga dengan memelihara ikan di wadah tersebut untuk memakan jentik-jentik nyamuk yang ada.
  • Mengubur—kubur atau hancurkan barang-barang bekas yang dapat menampung air atau yang berpotensi menimbulkan genangan air.
Selain teknik 3M, hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus zika yaitu:
1. Hidup dengan pola hidup sehat.
2. Menggunakan baju dan celana lengan panjang.
3. Menggunakan bahan penolak serangga, contoh: obat nyamuk, vape, soffel, autan.
4. Memasang tirai pada pintu dan jendela serta kelambu pada tempat tidur.
5. Melakukan perawatan, pencucian, pemakaian pakaian dan peralatan dengan bahan yang mengandung permethrin.
6. Memperhatikan daerah kunjungan.
7. Tes virus zika.

Rabu, 19 Oktober 2016

Virus Zika dalam Potret

Rabu, 12 Oktober 2016

Tindakan Kecil untuk Dampak yang Besar (ZIKV)

1.  Penanganan apa yang harus kita lakukan untuk komplikasi akibat infeksi virus zika?

Pengobatan virus Zika difokuskan kepada upaya mengurangi gejala yang dirasakan oleh pasien karena vaksin serta obat-obatan penyembuh penyakit ini belum ditemukan. Pengobatan terhadap gejala yang dialami dapat berupa pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi, obat pereda rasa sakit untuk meredakan demam dan sakit kepala, serta istirahat yang cukup. Penggunaan aspirin dan obat anti peradangan nonsteroid lainnya tidak direkomendasikan sebelum kemungkinan pasien terkena dengue dapat dihilangkan.
Bagi pasien yang telah terinfeksi virus Zika diharapkan untuk menghindari gigitan nyamuk selama terjangkit virus ini karena virus Zika yang dapat bertahan lama di dalam darah penderita dapat menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamu.


2. Bagaimana cara pencegahan virus zika dan apa saja anjuran bagi wanita hamil?

Ada beberapa cara untuk mencegah virus ini yakni : – Melakukan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk – Gunakan jaring penangkal nyamuk di jendela dan gunakan pembasmi nyamuk – Mengubur barang bekas yang tak terpakai Bagi Indonesia sendiri ini merupakan dimana kita harus waspada karena Indonesia merupakan kawasan tropis dan itu sangat disukai oleh nyamuk dan nyamuk aedes aegepty cukup banyak di Indonesia, oleh sebab itu ini merupakan tugas bagi pemerintah untuk mensosialisasikan bahaya dan dampak virus zika bagi masyarakat. (*) 

Mencegah gigitan nyamuk adalah salah satu tindakan pencegahan awal yang bisa membantu Anda terhindar dari infeksi virus Zika. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan saat berada di daerah yang terjangkit virus Zika, antara lain:
  • Memastikan tempat yang Anda tinggali memiliki pendingin ruangan atau setidaknya memiliki tirai pintu dan jendela yang dapat mencegah nyamuk masuk ke ruangan.
  • Gunakan kelambu pada tempat tidur jika area yang Anda kunjungi tidak memiliki hal di atas.
  • Gunakan baju dan celana berlengan panjang
  • Gunakan bahan penolak serangga yang terdaftar pada badan perlindungan lingkungan atau environmental protection agency (EPA), sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan. Instruksi yang terlampir akan memberikan informasi mengenai pengaplikasian ulang, area pengaplikasian yang diperbolehkan, waktu dan durasi pengaplikasian.
  • Bayi yang berusia di bawah dua bulan tidak diperkenankan menggunakan bahan penolak serangga ini sehingga Anda harus memastikan agar pakaian bayi dapat melindunginya dari gigitan nyamuk.
  • Gunakan juga kelambu pada tempat tidur bayi, kereta dorong bayi, dan gendongan atau alat pengangkut bayi lainnya.
  • Perhatikan area tubuh anak yang berusia lebih dewasa saat mengaplikasikan bahan penolak serangga. Hindari area tubuh yang terluka atau sedang mengalami iritasi, area mata, mulut, dan tangan.
  • Pilihlah perawatan, pencucian, atau pemakaian pakaian serta peralatan yang menggunakan bahan dengan kandungan permethrin. Pelajari informasi produk dan instruksi penggunaan mengenai perlindungan yang diberikan. Hindari menggunakan produk ini pada kulit.
  • Pelajari juga informasi mengenai daerah yang akan Anda kunjungi, seperti fasilitas kesehatan dan area luar ruangan terbuka sebelum waktu keberangkatan tiba, khususnya area yang terjangkit virus Zika.
  • Lakukan tes virus Zika sekembalinya Anda, khususnya perempuan hamil, dari daerah penyebaran virus Zika.
Referensi :
https://www.jurnalasia.com/opini/waspada-zika/
https://www.jurnalasia.com/opini/waspada-zika/ http://www.alodokter.com/virus-zika


3. Hal apa yang harus dilakukan untuk menghindari penularan virus zika dari warga Singapura yang wilayahnya terinfeksi virus zika?

a. Mengurangi jumlah kunjungan ke Singapura.
b. Pemantauan penumpang dari Singapura (di pelabuhan, bandara, dll.)
c. Mematuhi peringatan KEMENKES dan pemerintah.
d. Mematuhi Travel Advisory yang ada.

Anjuran pemerintah yang tercantum pada travel advisory tersebut adalah :
1. Warga Negara Indonesia yang berkunjung ke daerah yang saat ini sedang mengalami penyebaran virus zika, dianjurkan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk dengan cara mengenakan pakaian yang menutup lengan dan tungkai, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau tidur dalam kamar dengan jendela dan ventilasi memakai  kassa anti nyamuk. Selain itu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila jatuh sakit.
2. Bagi wanita hamil dianjurkan untuk tidak berkunjung ke daerah-daerah yang diketahui sedang mengalami penyebaran virus zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke daerah, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat. Sedangkan bagi wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya menunda selama delapan minggu pasca kepulangan dari daerah tersebut.
3. Bagi siapa saja yang baru kembali dari daerah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus zika diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 hari setelah tiba di Indonesia dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Kepada dokter pemeriksa, pelaku perjalanan hendaknya menjelaskan riwayat perjalanannya dari daerah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus zika
4. Di wilayah pelabuhan (laut/ udara/ darat) yang mempunyai akses dengan Negara terjangkit, upaya pengendalian Vektor dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk.

Referensi : http://nasional.kompas.com/read/2016/09/02/06270111/virus.zika.mewabah.ini.isi.travel.advisory.ke.singapura

4. Wilayah Indonesia bagian mana yang berpotensi besar terserang virus zika?

- Jakarta, Bali, Medan sebagai tempat wisata.
- Batam dan Kepulauan Riau sebagai pintu masuk atau akses terdekat bagi warga Singapura untuk masuk ke Indonesia.

- KBRI Singapura menyampaikan bahwa daerah Aljunied Crescent/Sims Drive telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Singapura sebagai area terdampak zika, menurut keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Sementara itu, daerah-daerah yang ditentukan sebagai area yang berpotensi terpapar zika, antara lain Khatib Camp, Sembawang Drive, Kranji Road, Joo Chiat Place, Senoko South Road, Toh Guan East Lor 101, Changi serta Bedok North Avenue.

Jadi warga Indonesia juga harus sebisa mungkin menghindari wilayah-wilayah Singapura yang terinfeksi virus zika dan wilayah-wilayah yang mungkin berpotensi terserang pula.


5. Apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah penularan virus zika yang pernah ada di Jambi? Hal apa yang dapat kita tiru atau implementasikan jika terdapat penyebaran virus zika kembali di wilayah Indonesia?

Di Indonesia sendiri virus Zika sudah pernah terdeteksi yaitu pada seorang warga Jambi. Hal ini disampaikan oleh Menkes Nila F Moeloek. Nila juga mengatakan sudah memeriksa ratusan orang tapi tidak ada yang tertular virus Zika. Tentu saja pemerintah tidak bisa menjadikan pemeriksaan terhadap ratusan orang tersebut sebagai pijakan bahwa virus Zika tidak akan merebak di Indonesia.
Pertama, sampel yang dites virus Zika itu bisa saja penduduk yang tidak sering bepergian ke luar negeri, terutama ke negara-negara dengan kasus virus Zika yang besar.
Kedua, jika tidak diantisipasi, apalagi ada mobilitas warta Singapura ke Indonesia dan sebaliknya, bisa jadi bumerang di kemudian hari karena selain melalui gigitan nyamuk virus ini juga menular melalui hubungan seksual yang tidak aman yaitu tidak memakai kondom.
Ketiga, ada kemungkinan ‘nasib’ pengidap virus Zika akan sama dengan pengidap HIV/AIDS karena ada kesamaan cara penularan. Pada kasus HIV/AIDS penularan melalui hubungan seksual selalu dikaitkan dengan pelacuran, zina, perselingkuhan, dll., walaupun hal ini tidak benar.
Maka, amatlah beralasan kalau kemudian pemerintah menjalankan program pencegahan di hulu yaitu menerapkan seks aman pada praktek pelacuran yang melibatkan warga Singapura di Riau dan Kepuluan Riau.
Cewek-cewek dari Indonesia pun ada yang ‘bekerja’ sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Singapura secara gelap. Tentu saja pembelakan kepada tenaga kerja Indonesia (TKI), terutama tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Singapura agar mereka melindungi diri agar tidak tertular virus Zika.
Yang dikhawatirkan pemerintah akan memakai budaya, moral dan agama sebagai ‘benteng’ mencegah penyebaran virus Zika seperti halnya terhadap HIV/AIDS. “Bangsa kita berbudaya, bermoral tinggi, dan agamis.” Jargon-jargon itulah dahulu yang dikumandangkan oleh banyak kalangan, termasuk pejabat setingkat menteri, untuk menampik kemungkinan HIV/AIDS merebak di Indonesia. Soalnya, semua bangsa dan negara di muka bumi ini mempunyai budaya, moral dan keyakinan.


6. Apa dampak virus zika terhadap hubungan antara Indonesia dan Singapura?

Merebaknya virus zika di beberapa negara Asia Tenggara langsung direspons serius oleh unit-unit kesehatan di pelabuhan-pelabuhan umum dan penyeberangan di Batam serta bandara internasional utama Indonesia.
Bahkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menuturkan, ada ketentuan khusus yang diterapkan untuk pesawat-pesawat yang berasal dari Malaysia dan Singapura.
"Semua pesawat diwajibkan untuk disinfeksi sebelum berangkat," ujar Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Internasional dan Komunikasi Publik Dewa Made Sastrawan dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (6/9/2016).
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan No HK.03.05/VI.I/D/1004/2011, pelaksanan disinfeksi pesawat setelah membawa penumpang berupa penyemprotan cairan disinfektan di dalam pesawat selama 10 menit.
Tujuan dari disinfeksi pesawat adalah mencegah penyebaran penyakit dan virus yang terbawa oleh pesawat dari negara atau daerah yang terjangkit.
Apabila ada interior pesawat yang terkontaminasi oleh cairan tubuh penumpang yang sakit, seperti muntahan, dibersihkan dengan bahan yang mampu menyerap air dan kemudian diberi cairan disinfektan.
Namun, lantaran disinfektan tidak dapat digunakan terhadap benda yang permukaannya berpori, seperti sarung kursi atau karpet, maka benda yang terkontaminasi harus dilepaskan, dimasukkan ke kantong plastik yang disegel, kemudian dicuci sesuai instruksi.
Selain disinfeksi pesawat, para awak pesawat juga diwajibkan melaporkan penumpang atau awak yang dicurigai mengalami gangguan kesehatan saat pesawat mengudara kepada menara pengawas bandara tujuan di Indonesia.
Untuk di bandara, unit-unit kesehatan sudah memasang perlengkapan pendeteksi suhu badan (mass thermal scanner) untuk mencegah dan meminimalkan dampak dan penyebaran virus zika.
"Alat itu untuk memonitor suhu badan para penumpang dari Singapura dan Malaysia dengan batas toleransi berbadan sehat dengan suhu badan  paling tinggi 38 derajat celsius," kata Made.
Ketentuan itu tidak hanya berlaku di bandara internasional. Kemenhub juga menerapkan standar yang sama di pelabuhan terusan di pelabuhan Batam yang letaknya berdekatan dengan Singapura.

Mengenal Virus Zika, Menghindari Bahaya

1. Apa itu virus zika?


Penyakit Zika adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus Zika yang menular pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Nyamuk Aedes yang dapat menularkan virus Zika merupakan nyamuk yang sama yang mentransmisikan penyakit dengue, chikungunya, dan yellow fever. Selain itu, transmisi secara seksual dilaporkan pada 2 kasus, serta ditemukannya virus Zika pada cairan semen pada 1 kasus. Diduga transmisi dapat terjadi juga melalui transfusi darah dan perinatal. Patogenesis dari penyakti ini masih belum jelas, namun flavivirus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes diduga bereplikasi pada sel dendrit dekat dengan tempat inokulasi kemudian menyebar ke nodus limfatikus dan ke aliran darah.


2. Bagaimana cara penularan virus zika?


Penularan virus ini sama seperti virus demam berdarah yaitu oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi pembawa virus Dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah Dengue. Infeksi demam berdarah Dengue sendiri saat ini jumlah kasusnya meningkat di Indonesia yang memang sering terjadi pada musim hujan. Seperti kita ketahui bahwa selain menjadi vektor atau pembawa virus Dengue dan virus Zika, nyamuk ini juga membawa virus Chikungunya.


3. Siapa yang beresiko tinggi terkena virus zika dan mengapa wanita hamil menjadi yang paling berisiko?


Infeksi virus Zika bagi sebagian orang memang hanya berdampak ringan, tapi sangat serius dampaknya terhadap bayi di kandungan. Dari literatur dikutip penulis, jika seorang perempuan hamil tertular virus Zika, maka janin bisa mematikan bayi di kandungan atau kepala bayi yang dilahirkan kelak mengecil sebagai kelainan yang disebut microcephaly.


4.  Apa saja gejala tanda infeksi virus zika?


Gejala yang umum muncul pada penyakit ini adalah demam, muncul ruam pada kulit, nyeri pada sendi, dan konjunktivitis.
Ada beberapa gejala yang terjadi bila kita terkena virus zika yaitu: Sakit kepala ringan, ruam kulit, lesu dan tidak enak badan, nyeri sendi, serta radang selaput mata. Namun bagi ibu yang sedang mengandung atau hamil ini akan berakibat fatal bagi janin yag di kandungnya bayi yang di kandung akan melahirkan namum kepala si bayi akan mengecil, seperti yang terjadi di Brasil.

**. Demam. Seperti infeksi virus pada umumnya pada awal penyakit pasien akan merasakan demam mendadak
**. Lemas
**. Kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki
**. Nyeri otot dan sendi.
**. Mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis.
**. Sakit kepala.
**. Mual dan nyeri perut
**. Pemeriksaan laboratorium sederhana biasanya hanya menunjukkan penurunan kadar sel darah putih seperti umumnya infeksi virus lainnya. Berbeda dengan infeksi demam berdarah, infeksi virus Zika tidak menyebabkan penurunan kadar trombosit.
***. Infeksi Lebih Ringan. Masa inkubasi hampir mirip dengan infeksi virus Dengue yaitu beberapa hari sampai satu minggu. Sekilas infeksi virus Zika hampir mirip dengan virus Dengue sehingga adanya infeksi ini sering kali tidak terdeteksi karena umumnya gejalanya ringan.

Referensi :
5. Komplikasi apa saja yang bisa timbul akibat infeksi virus zika?

Penyakit ini biasanya ringan, berlangsung beberapa hari hingga 1 minggu. Virus ini dikenal dapat menginfeksi manusia sudah sejak lama (1952), virus ini menjadi perhatian dunia karena penelitian epidemiologi menemukan hubungan dengan peningkatan kejadian cacat lahir (mikrosefali) dan gangguan neurologis (sindroma Guillain-Barre) setelah terjadinya wabah virus Zika. Belum ada vaksin yang tersedia untuk saat ini, untuk itu tindakan kontrol dan pencegahan merupakan langkah yang signifikan dapat menurukan risiko penyebaran penyakit. Simpulan, Penyakit Zika berpotensi menimbulkan komplikasi neurologis dan cacat lahir berupa sindroma Guillian-Barre dan mikrosefali. [JK Unila. 2016; 1(1):203-207] 

Selasa, 11 Oktober 2016

PROJECT 1



Tema : Penyakit Tropis


Ide besar : Penanggulangan Virus Zika Demi Peningkatan Mutu Kesehatan Masyarakat di Daerah Tropis


Materi virus zika :

1. Apa itu virus zika?

2. Bagaimana cara penularan virus zika?

3. Siapa yang beresiko tinggi terkena virus zika dan mengapa wanita hamil menjadi yang paling berisiko?

4. Apa saja gejala tanda infeksi virus zika?

5. Komplikasi apa saja yang bisa timbul akibat infeksi virus zika?


Permasalahan untuk dipecahkan :

1. Penanganan apa yang bisa kita lakukan untuk komplikasi akibat infeksi virus zika?

2. Bagaimana cara pencegahan virus zika dan apa saja anjuran bagi wanita hamil?

3. Hal apa yang harus dilakukan untuk menghindari penularan virus zika dari warga Singapura yang wilayahnya terinfeksi virus zika?

4. Wilayah Indonesia bagian mana yang berpotensi besar terserang virus zika?

5. Apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah penularan virus zika yang pernah ada di Jambi? Hal apa yang dapat kita tiru atau implementasikan jika terdapat penyebaran virus zika kembali di wilayah Indonesia?

6. Apa dampak virus zika terhadap hubungan antara Indonesia dan Singapura?

7. Bagaimana tanggapan masyarakat Indonesia terutama yang terindikasi menempati area yang positif terkena virus zika?

8. Apakah ada negara tropis yang mempunyai usulan untuk mengumpulkan para ahli untuk menciptakan inovasi terbaru dalam bidang pencegahan dan pengobatan virus zika?

9. Kontribusi apa yang bisa kita lakukan untuk pencegahan dan penanganan virus zika ini?